Angle's Classification

Definisi

Klasifikasi dalam bidang ortodonsia berdasarkan posisi mesiodistal lengkung gigi bawah relatif terhadap lengkung gigi atas.

 
KLASIFIKASI MALOKLUSI DARI ANGLE
  • Kelas I (Neutroklusi). Reaksi antero-posterior rahang atas dan rahang bawah normal, seperti tercermin dari interdigitasi yang benar antara molar bawah dengan molar atasnya.
  • Kelas II (Distoklusi). Lengkung gigi bawah lebih ke posterior dibandingkan lengkung gigi rahang atas, pada satu atau kedua segmen lateral; molar pertama bawah terletak lebih ke distal dibandingkan molar pertama atas.
  • Kelas II Divisi 1. Distal bilateral dengan lengkung maksila yang sempit dan insisif atas protrusi Subdivisi, distal unilateral dengan karakteristik lainnya sama.
  • Kelas II Divisi 2. Distal bilateral dengan lengkung maksila normal atau berbentuk persegi, insisif sentral atas retrusi, insisif lateral alas malposisi ke labial dan overbite yang eksesif.
  • Kelas II Subdivisi. Distal unilateral dengan karakteristik lainnya sama.
  • Kelas III (Mesioklusi). Lengkung rahang bawah lebih ke anterior daripada lengkung rahang atas pada satu segmen lateral atau keduanya; molar pertama bawah lebih ke mesial dari molar pertama atas.
  • Kelas III Divisi. insisif mandibula biasanya dalam posisi cross-bite anterior.
  • Kelas III Subdivisi, mesial unilateral, dengan karakteristik lainnya sama.
  • Kelas IV. Relasi oklusal lengkung gigi menunjukkan keadaan yang ganjil; separuh lateral dalam keadaan oklusi distal dan separuh lateral lannya dalarn oklusi mesial.
(dikutip dari Dorland's Illustrated Medical Dictionary 27thed. Philadelphia: W.B. Saunders, 1988).
More in this category: « Angular Cheilitis Angle »