Caries

Karies; Latin : caries = kebusukan

Deifnisi

1) Kematian tulang yang kemudian akan melunak, berubah warna, dan porus, menimbulkan inflamasi di periosteum dan jaringan sekitarnya.

2) Karies gigi.

dental caries = karies dentis / karies gigi : suatu penyakit jaringan keras gigi yang diakibatkan oleh ulah mikroorganisme pada karbohidrat yang dapat difermentasikan sehingga terbentuk asam dan menurunkan pH di bawah pH kritis.. Akibatnya, terjadi demineralisasi jaringan keras gigi.

Tanda karies adalah terjadinya demineralisasi mineral email dan dentin diikuti oleh disintegrasi bagian organiknya. Terdapat empat faktor yang penting dalam terjadinya karies yaitu :

  • adanya kuman yang kario¬genik (S. mutans),
  • karbohidrat yang cocok
  • permukaan gigi yang rentan, dan
  • waktu.

Hanya kalau keempat faktor itu ada maka karies baru terjadi. Pada saat masih dini, karies dapat terhenti karena adanya kemungkinan remineralisasi dan karies bukan penyakit yang tidak bisa dicegah.

arrested caries : karies terhenti, Lesi karies yang tidak berkembang. Biasanya terjadi karena kondisi oral yang telah berubah misalnya ada perbaikan diet, perbaikan higiene oral, gigs mudah dibersihkan.

rampant caries : karies rampan, Lesi karies terjadi cepat dan mengenai beberapa gigi termasuk gigi yang biasanya bebas karies. Banyak terjadi pada gigi sulung anak dengan kebiasaan minum susu manis dari botol, atau pada anak belia yang sering mengudap makanan/minuman manis di antara makan utamanya, atau pada penderita xerostomia.

secondary caries : karies sekunder, karies rekuren, karies yang terjadi setelah lesi awal ditumpat. Karies sekunder bisa terdiri dari dua macam, yaitu :

  • lesi permukaan
  • lesi dinding kavitas yang secara klinik dikenal sebagai celah mikro.
Pendeteksian celah mikro secara klinik sering sukar, terlebih menentulkan apakah lesi tersebut termasulk lesi aktif atau tidak. Alat bantu untuk mendeteksi celah mikro biasanya adalah radiograf sayap gigit.

More in this category: « Cariogenic Carditis »