Hepatitis

Definisi

Inflamasi pada hati yang menimbulkan keadaan yang dikenal sebagai sakit kuning. Dikenal hepatitis A, hepatitis B, hepatitis non-A non B, dan hepatitis delta. 

  • Hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV), Yang prevalensinya menonjol pada daerah yang higienenya buruk dan sosial ekonomi rendah. Ditransmisikan memlalui rute fekal-oral, mungkin juga secara parenteral, dan tidak ada status carrier. Masa inkubasi antara 15-50 hari. Tidak begitu menimbulkan gejala, kadang-kadang seperti flu ringan, ikterus, bila ada tidak begitu parah. 
  • Hepatitis B penyakit virus yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) dan endemik di seluruh dunia terutama di Tiongkok, Asia Tenggara, Sahara, dan sebagian pulau-pulau di Pasifik. Hepatitis B merupakan penyebab hepatitis kronik dan akut, sirosis hepatic, dan karsinoma hepatoseluler. HBV adalah virus yang tahan terhadap panas, baru hancur setelah 5 menit pada 95° Celsius. Virus ini dapat bertahan hidup sampai seminggu atau lebih lama lagi pada instrumen dental yang terkontaminasi. HBV ditemukan pada darah, saliva, sputum, air susu ibu, air mata, cairan luka, sperma, keringat, urin, dan cairan vagina. Cairan dalam jumlah sedikit saja sudah cukup untuk menularkan infeksi melalui transmisi parenteral, misalnya 0,1 mikroliter darah. Masa inkubasi dapat terjadi antara 90 hari sampai 6 bulan. Transmisinya bisa terjadi pada carrier, dan terutama melalui rute parenteral misalnya melalui transfusi darah atau pemakaian jarum yang tidak steril seperti pada pecandu obat, per oral, dan dapat menyebar melalui kontak intim seperti hubungan seks, dan transmisi vertikal dari ibu ke anaknya.
  • Hepatitis D hepatitis delta, disebabkan oleh HDV, terjadi simultan dengan hepatitis B atau sebagai superinfeksi hepatitis B yang keparahannya bisa meningkat. Selain hepatitis B, hepatitis D juga merupakan ancaman bagi personil kesehatan gigi. 
  • non A-non B hepatitis  merupakan penyebab utama hepatitis pasca-transfusi, dan terjadi biasanya pada pecandu obat parenteral. Disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV). Risiko transmisi hepatitis C selama perawatan rutin dental belum jelas benar. Telah ditemukan keberadaan virus ini dalam saliva.
 
More in this category: « Heparin hepat- (hepato-) »