Wax

Malam

Definisi

Bahan lunak dan lentur yang diperoleh dari tumbuhan dan serangga atau dibuat secara sintetik dan tersusun atas molekul organik berberat molekul tinggi. Banyak digunakan dalam kedokteran gigi.

bite registration wax : malam gigitan, bahan unluk merekam gigitan, biasanya dalam bentuk lembaran tipis, digunakan untuk merekam oklusi dari gigi atas dan bawah. Malam ini sering dibuat dari malam cor atau malam basis, atau ada jugayang dibuat dari parafin atau ceresin. Beberapa produk mengandung partikel alumunium atau tembaga. Flour beberapa malarn jenis ini berkisar antara 2,5% sampai 22% pada suhu 37 derajat Celsius sehingga malam ini rawan terhadap distorsi ketika diangkat dari rongga mulut.

baseplate wax : malam basis, digunakan untuk menentukan dimensi verlikal, bidang oklusi, dan bentuk lengkung awal dalam pembuatan gigi palsu. Tersusun atas 70 sampai 80 persen malam berbasis parafin atau ceresin komersial dengan tambahan sedikit malam lain, resin, dan aditif. Komposisinya terdiri atas 80% ceresin, 12% malam lebah, 2,5% malam kamauba, 3% resin alam atau resin sintetik, dan 2,5% malam sintetik. Biasanya diperoleh dalam lembaran ukuran 7,5 x 15 x 0,13 cm, berwarna merah atau merah muda.

bone wax : malam yang digunakan untuk mengisi kavitas tulang yang steril.

candelilla wax : malam yang terdapat di alam yang digunakan untuk mengeraskan malam untuk mengecor inlay, diperoleh dari pohon perdu candelilla.

carnauba wax : malam yang terdapat di alam yang diperoleh dari sejenis pohon palem yang terdapat di Brazilia dan digunakan untuk mengeraskan malam inlay.

carving wax : malam dengan titik didih tinggi, berwarna, digunakan terutama untuk latihan mengukir gigi-geligi.

casting wax (inlay wax) : malam inlay. Campuran berbagai macam malam seperti malam parafin, malarn lebah, malam ceresin, malam karnauba dan malam kandelila. Digunakan untuk pembuatan pola bagi pengecoran logam seperti inlay, dan didesain untuk tidak meninggalkan residu ketika dipanaskan dalam bahan investmen. Suhu kerja, kekerasan, kelenturan, ekspansi dan kontraksi malam inlay ditentukan oleh badan yang membentuknya. Dapat diperoleh dalam warna biru dan hijau, dan dalam bentuk lonjoran kecil, lembaran tipis, dan bentuk yang sudah jadi bagi pembuatan cengkeram dan bar.

modelling wax : paduan bermacam-macam malam, biasanya berwarna merah muda, oranye atau merah, yang lentur pada suhu kamar. Suhu yang dapat melunakkannya bervariasi menurut maksud penggunaanya,

paraffin wax : malam yang dibuat dari minyak mentah dan digunakan sebagai bagian utama dari malam kedokteran gigi.

sticky wax : paduan malam dalam bentuk lonjoran kecil berwarna kuning, yang bila dipanaskan akan mencair dan melekat pada permukaan. Digunakan terutama untuk menempelkan beberapa komponen untuk sementara sebelum komponen itu disatukan secara permanen.

wafer wax : lembaran malam yang sangat tipis, di dalamnya diisi foil metal, digunakan untuk membuat rekaman interoklusal.

wax knife : instrumen metal, digunakan untuk melelehkan, mengukir, dan mengangkut malam cair selama pernbuatan gigi palsu. Instrumen ini mempunyai bilah datar yang tajam pada satu sisi dan bilah cekung pada sisi lainnya, yang dipisahkan oleh gagang dari plastik atau kayu.

wax pattern : pola akurat mahkota atau inlay biru atau hijau dan akan menguap sempuma dalam proses pengecoran emas atau logam lainnya.

More in this category: « Waxing Up Water »