News

The 10th edition of the International Dental Exhibition and Meeting (IDEM) opened today. Asia Pacific's cornerstone event in dentistry takes place from 13-15 April 2018 at Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre

This year's theme of Striving for Clinical Excellence in Dentistry. The conference began with Dr Angelo Mariotti, who spoke about how implants can play an important role in a patient's life

This was followed by a session by Dr Christopher Ho, who shared concepts of additive dentistry and went into detail on how to select the techniques and materials of choice for various clinical scenarios, as well as how to use provisional restorations to assess aesthetics and occlusion.

The networking sessions at the IDEM Cafe as well as the exhibition floors were equally packed with delegates who were eager to catch-up with their peers, learn about new innovations as well make new connection

    

 

Tema : “Bersama Majukan Indonesia Dengan Mewujudkan Senyum yang Sehat” 

 

Jambore Bakti Sosial (JAMBAKSOS) adalah program kerja rutin tahunan Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG UI yang dikhususkan bagi mahasiswa untuk menjalankan ketiga poin tridharma perguruan tinggi negeri. Dalam kegiatan ini, mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan belajar mengelola kegiatan- kegiatan maupun program-program yang bertujuan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut serta mengaplikasikan keterampilan yang telah dipelajari pada masa perkuliahan. Acara ini akan diadakan pada tanggal 27-29 Mei 2016 di Desa Ciptasari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. 

Provinsi Jawa Barat menduduki urutan ke-6 dimana karies merupakan penyakit yang paling sering dikeluhkan masyarakat dengan prevalensi karies sebesar 79,7%. Desa Ciptasari merupakan desa dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang rendah dan belum terjamah oleh pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang layak. Desa Ciptasari hanya memiliki 1 orang dokter gigi sedangkan jumlah seluruh penderita penyakit gigi sebesar 1837 dan kasus penyakit gigi yang baru mendapat perawatan hanya 26% (GIGI PKM Pangkalan). Oleh karena itu, Desa Ciptasari merupakan desa yang tepat untuk dilaksanakan Jambaksos FKG UI 2016. Kegiatan ini akan diikuti oleh staf pengajar, mahasiswa klinik (masa belajar semester 8-10), mahasiswa preklinik (masa belajar semester 1-7), dan karyawan FKG UI. 

 

JAMBAKSOS 2016 ini terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya:

  1. Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut, Mencuci Tangan, Kegiatan Membaca Bersama, dan Kegiatan Edukatif untuk siswa-siswi SD
  2. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  3. Pengobatan Gigi Anak dan Dewasa
  4. Sirkumsisi
  5. Bazaar
  6. Malam Keakraban (Makrab)
  7. Outbond
  8. Sustainable Project berupa Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Tempat Sampah Pilah

 

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut,  mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya itu saja, kegiatan JAMBAKSOS 2016 ini merupakan sarana untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan seluruh sivitas akademika FKG UI, menjalin rasa kekeluargaan serta solidaritas antar sivitas akademika terutama di dalam angkatan 2014 sebagai panitia JAMBAKSOS 2016. Bagi yang ingin berpartisipasi membantu acara JAMBAKSOS 2016, dapat menghubungi kontak yang telah tertera dibawah ini. 

 

 

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia

Jalan Salemba Raya No.4, Jakarta Pusat

Contact Person: Claudia (081283089773)

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Pada tahun 2016, untuk ketujuh belas kalinya Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali menyelenggarakan Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG). Rangkaian acara tiga tahun sekali ini merupakan kegiatan ilmiah kedokteran gigi terbesar di Indonesia. Di tahun ini, KPPIKG mengangkat tema Towards Excellent Oral Health Care : Continuous Improvement in Research and Clinical Practice. Sebagai praktisi kedokteran gigi, para dokter gigi dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi yang prima. Untuk itu para dokter gigi perlu terus menambah dan menyegarkan ilmu dan keterampilan klinik mereka.

KPPIKG 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 24-27 Februari 2016 di Jakarta Convention Center ini terdiri dari rangkaian kegiatan lmiah berupa main lectures, diskusi panel, integrated lectures, short lectures, dan E-poster presentation. Untuk mengisi kegiatan ilmiah tersebut KPPIKG menghadirkan 32 pembicara internasional dari 13 negara seperti Amerika Serikat, Australia, Belanda, Cina, Hong Kong, India, Italia, Jepang, Srilanka, Thailand, Singapore, Saudi Arabia, dan Swiss serta 27 pembicara nasional dari berbagai institusi. Selain itu, terdapat 28 hands on untuk mengasah dan menambah keterampilan klinik.

KPPIKG 2016 juga menghadirkan lebih dari 50 perusahaan yang bergerak di bidang kedokteran gigi maupun yang non kedokeran gigi yang berpartisipasi dalam pameran kedokteran gigi terbesar di Indonesia. Tahun ini luas area pameran mencakup lebih dari 2000m2. Area pameran juga akan meliputi stage area dimana akan ada launching products, products knowledge, special promotion, dan berbagai performa meriah lainnya.

Berbagai program social events telah dipersiapkan. Mulai dari Opening Ceremony sebagai pembukaan resmi rangkaian acara KPPIKG 2016, gala dinner sebagai ucapan terima kasih kepada para pembicara yang telah berkontribusi dalam acara KPPIKG 2016, ceramah popular yang terbuka untuk umum dengan topik Digital entrepreneurship, female zone sebagai acara khusus peserta wanita yang akan menambah dan memperkaya wawasan para wanita mengenai kecantikan dan fesyen, alumni gathering sebagai ajang kumpul-kumpul dan pelepas rindu para alumni, serta closing ceremony sebagai penutupan resmi KPPIKG 2016.

 

Enrich Your Knowledge and enhance your skills by attending KPPIKG 2016!

 

Berdasarkan Press Conference pada tanggal 24 Februari 2016, Dekan FKG UI, Dr. drg. Yosi Kusuma Eriwati, M.Si, mengatakan bahwa FKG UI adalah salah satu pionir dalam mengadakan acara ilmiah kedokteran gigi dalam mengembangkan dan memperbaharui ilmu kedokteran gigi di Indonesia sehingga dokter gigi di Indonesia dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Selaku ketua KPPIKG 2016, drg. Corputty Johan E.M., Sp.BM(K) juga menambahkan diharapkan dari salah satu ajang terbesar di dunia kedokteran gigi ini, para dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis diharapkan meningkatkan kemampuan dan keterampilannya sehingga dapat diaplikasikan kepada masyarakat umum. Selain itu pada kesempatan KPPIKG ini, panitia juga mengundang para dokter gigi di Indonesia untuk mempublikasikan penelitiannya, sehingga dapat membagikan ilmu kepada dokter gigi lain dalam memperbaharui ilmunya dan meningkatkan kompetensinya.

"Di ajang KPPIKG 2016 ini, panitia juga ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat dengan mengangkat seminar dengan topik-topik yang sedang hangat saat ini di tengah masyarakat, salah satunya adalah Digital Entrepreneurship. Jadi, dapat membantu masyarakat yang sedang ingin mengembangkan usahanya dengan menghadiri seminar ini" menurut drg. Rahmita Anne, Sp.BM Selain itu, Dr.drg. Yuniardini SeptoriniWimardhani, MscDent, juga menambahkan bahwa saat ini di bidang Public Health sedang berkembang mengenai "Bagaimana membuat suatu upaya preventif yang bisa digunakan secara global"

 

Selamat menimba ilmu, para teman sejawat!

Page 1 of 3