Kedokteran Gigi Masyarakat

Wednesday, 12 September 2012 23:47

Hati-hati dengan Minuman yang Anda minum

Written by

Minuman yang menjadi musuh gigi

Peneliti dari Australia membandingkan susu sapi dengan susu kedelai dan diukur kadar keasaman yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Peneliti menemukan bahwa susu kedelai mengandung kadar asam yang lebih tinggi daripada susu sapi. Meskipun susu kedelai menyehatkan, ternyata para peneliti membuktikan sebaliknya. Bakteri S.mutans membuat gigi berlubang, karena bakteri tersebut mengkonsumsi karbohidrat dan memproduksi asam yang berbahaya. Asam adalah salah satu musuh terbesar gigi dan enamel gigi. Secara lambat, asam mengerosi enamel gigi dan meninggalkan struktur gigi terbuka, tanpa perlindungan.

Kesadaran Masyarakat terhadap Kesehatan Gigi Masih Kurang

 

LAMONGAN, SELASA — Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dinilai masih kurang. Pada Seminar dan Table Clinic Kegawatdaruratan pada Bidang Kedokteran Gigi di Auditorium Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, Selasa (6/1), Peter Agus, dari Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, menyampaikan kegawatdaruratan medik di bidang kedokteran gigi bisa terjadi pada praktik sehari-hari, di antaranya gangguan pembekuan darah dan penderita tidak sadar.

Kesehatan gigi adalah salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis. Tentunya setiap orang mengetahui bahwa perawatan gigi yang baik dapat mempertahankan gigi lebih lama di dalam mulut. Seringkali, penyakit yang dimulai dari gigi atau di dalam mulut, dapat mempengaruhi kerja sistem imun, yang akan menjadi masalah seiring dengan bertambahnya umur.

 

Bau Mulut

Masalah gigi yang sering terjadi pada suatu populasi masyarakat, adalah bau mulut. Bau mulut disebut juga halitosis, adalah suatu gejala dari buruknya kesehatan gigi. 85% orang dengan bau mulut, memiliki masalah kesehatan gigi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan bau mulut, jadi jangan terlalu mudah menebak penyebabnya dan memperbaikinya. Penyakit gusi, gigi berlubang, mulut kering, bakteri pada lidah, dan kanker mulut dapat menyebabkan halitosis. Seseorang dengan bau mulut sebaiknya konsultasikan dengan doker giginya.