News

The 10th edition of the International Dental Exhibition and Meeting (IDEM) opened today. Asia Pacific's cornerstone event in dentistry takes place from 13-15 April 2018 at Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre

This year's theme of Striving for Clinical Excellence in Dentistry. The conference began with Dr Angelo Mariotti, who spoke about how implants can play an important role in a patient's life

This was followed by a session by Dr Christopher Ho, who shared concepts of additive dentistry and went into detail on how to select the techniques and materials of choice for various clinical scenarios, as well as how to use provisional restorations to assess aesthetics and occlusion.

The networking sessions at the IDEM Cafe as well as the exhibition floors were equally packed with delegates who were eager to catch-up with their peers, learn about new innovations as well make new connection

    

 

 

Pada tahun 2016, untuk ketujuh belas kalinya Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali menyelenggarakan Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG). Rangkaian acara tiga tahun sekali ini merupakan kegiatan ilmiah kedokteran gigi terbesar di Indonesia. Di tahun ini, KPPIKG mengangkat tema Towards Excellent Oral Health Care : Continuous Improvement in Research and Clinical Practice. Sebagai praktisi kedokteran gigi, para dokter gigi dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi yang prima. Untuk itu para dokter gigi perlu terus menambah dan menyegarkan ilmu dan keterampilan klinik mereka.

KPPIKG 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 24-27 Februari 2016 di Jakarta Convention Center ini terdiri dari rangkaian kegiatan lmiah berupa main lectures, diskusi panel, integrated lectures, short lectures, dan E-poster presentation. Untuk mengisi kegiatan ilmiah tersebut KPPIKG menghadirkan 32 pembicara internasional dari 13 negara seperti Amerika Serikat, Australia, Belanda, Cina, Hong Kong, India, Italia, Jepang, Srilanka, Thailand, Singapore, Saudi Arabia, dan Swiss serta 27 pembicara nasional dari berbagai institusi. Selain itu, terdapat 28 hands on untuk mengasah dan menambah keterampilan klinik.

KPPIKG 2016 juga menghadirkan lebih dari 50 perusahaan yang bergerak di bidang kedokteran gigi maupun yang non kedokeran gigi yang berpartisipasi dalam pameran kedokteran gigi terbesar di Indonesia. Tahun ini luas area pameran mencakup lebih dari 2000m2. Area pameran juga akan meliputi stage area dimana akan ada launching products, products knowledge, special promotion, dan berbagai performa meriah lainnya.

Berbagai program social events telah dipersiapkan. Mulai dari Opening Ceremony sebagai pembukaan resmi rangkaian acara KPPIKG 2016, gala dinner sebagai ucapan terima kasih kepada para pembicara yang telah berkontribusi dalam acara KPPIKG 2016, ceramah popular yang terbuka untuk umum dengan topik Digital entrepreneurship, female zone sebagai acara khusus peserta wanita yang akan menambah dan memperkaya wawasan para wanita mengenai kecantikan dan fesyen, alumni gathering sebagai ajang kumpul-kumpul dan pelepas rindu para alumni, serta closing ceremony sebagai penutupan resmi KPPIKG 2016.

 

Enrich Your Knowledge and enhance your skills by attending KPPIKG 2016!

 

Berdasarkan Press Conference pada tanggal 24 Februari 2016, Dekan FKG UI, Dr. drg. Yosi Kusuma Eriwati, M.Si, mengatakan bahwa FKG UI adalah salah satu pionir dalam mengadakan acara ilmiah kedokteran gigi dalam mengembangkan dan memperbaharui ilmu kedokteran gigi di Indonesia sehingga dokter gigi di Indonesia dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Selaku ketua KPPIKG 2016, drg. Corputty Johan E.M., Sp.BM(K) juga menambahkan diharapkan dari salah satu ajang terbesar di dunia kedokteran gigi ini, para dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis diharapkan meningkatkan kemampuan dan keterampilannya sehingga dapat diaplikasikan kepada masyarakat umum. Selain itu pada kesempatan KPPIKG ini, panitia juga mengundang para dokter gigi di Indonesia untuk mempublikasikan penelitiannya, sehingga dapat membagikan ilmu kepada dokter gigi lain dalam memperbaharui ilmunya dan meningkatkan kompetensinya.

"Di ajang KPPIKG 2016 ini, panitia juga ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat dengan mengangkat seminar dengan topik-topik yang sedang hangat saat ini di tengah masyarakat, salah satunya adalah Digital Entrepreneurship. Jadi, dapat membantu masyarakat yang sedang ingin mengembangkan usahanya dengan menghadiri seminar ini" menurut drg. Rahmita Anne, Sp.BM Selain itu, Dr.drg. Yuniardini SeptoriniWimardhani, MscDent, juga menambahkan bahwa saat ini di bidang Public Health sedang berkembang mengenai "Bagaimana membuat suatu upaya preventif yang bisa digunakan secara global"

 

Selamat menimba ilmu, para teman sejawat!

Monday, 24 July 2017 06:07

Jambore Bakti Sosial FKG UI 2017

Written by

JAMBAKSOS FKG UI 2017 “Satu Gerakan Seribu Senyuman”

Jambore Bakti Sosial FKG UI 2017
Bergerak Bersama dengan Mewujudkan Senyum Cemerlang Masyarakat Indonesia

Jambore Bakti Sosial Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UI 2017 yang merupakan program kerja tahunan Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG UI tahun ini akan digelar di Desa Sirap, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada tanggal 4 - 6 Agustus 2017. Acara ini merupakan sarana untuk mendukung gerakan Indonesia bebas karies gigi pada tahun 2030 yang dijadikan sebagai wujud terlaksananya pembangunan kesehatan di Indonesia.

 

Prevalensi karies aktif yang belum ditangani di Indonesia adalah sekitar 53,2% dan kurang lebih sebanyak 90 ribu jiwa menderita karies aktif menurut Data Kemenkes tahun 2013. Jawa Barat menduduki peringkat ke-6 prevalensi karies yaitu sebesar 79,7%, sedangkan indeks DMF-T atau indeks tingkat kejadian karies di Subang adalah 3,58 yang masuk kategori sedang menurut WHO. Selain itu mengenai kekooperatifan warga Subang mengenai kesehatan gigi dan mulut, terdapat 94,8% masyarakat yang belum menyikat gigi dengan benar dan hanya 0,58% pasien yang berobat ke puskemas di Kecamatan Tanjungsiang dan menjadi peringkat ke-4 terendah dari 30 kecamatan yang ada di Subang. Desa Sirap hanya memiliki satu orang dokter gigi dengan 6 posyandu dan satu pos KB saja, memiliki 1140 kepala desa dengan penduduk 3016 jiwa serta mata pencahariaan dominan adalah petani dan buruh. Selain itu berdasarkan data penduduk, Desa Sirap tidak memiliki pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut karena belum pernah mendapat edukasi mengenai hal tersebut.

Kegiatan ini akan diikuti oleh staf pengajar, mahasiswa klinik (masa belajar semester 8-10), dan mahasiswa praklinik (masa belajar semester 1-7).
JAMBAKSOS FKG UI 2017 ini terdiri dari beberapa jenis kegiatan yang akan dilakukan yaitu :

  • Pengobatan gigi dan mulut pada 100 anak dan 100 orang dewasa
  • Penyuluhan gigi dan mulut pada 250 orang anak sekolah dasar
  • Penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada 85 orang ibu-ibu PKK
  • Sirkumsisi pada 10 anak
  • Bazaar dengan target 200 orang
  • Malam keakraban bagi seluruh peserta, panitia, undangan, dan warga setempat

Tujuan acara ini adalah untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai sarana interaksi antara civitas akademika FKG UI dengan masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, bertujuan juga untuk memupuk jiwa sosial dan kepedulian civitas akademika serta sebagai sarana aplikasi pengetahuan dan keterampilan ilmu kedokteran gigi yang didapatkan selama perkuliahan.
Mari kita berpartisipasi dalam menciptakan Indonesia Bebas Karies 2030 bersama JAMBAKSOS FKG UI 2017!

 

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia
Jalan Salemba Raya No.4, Jakarta Pusat
Contact Person: Aqila (087781680484) - Bernike (081316192787)
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Page 1 of 3