Remember me
    Tuesday, 11 September 2012 01:07

    Klasifikasi oleh Mount

    Rate this item
    (0 votes)

    Prinsip minimal intervention adalah mempertahankan struktur gigi asli semaksimal mungkin dengan mempertahankan kekuatan dan integritas dari mahkota gigi.

    Berdasarkan prinsip ini, G.J.Mount memperkenalkan klasifikasi lesi karies yang baru,yaitu berdasarkan letak (site) dan ukuran (size).

     

    Lesi karies biasanya hanya terjadi pada daerah yang sering terjadi akumulasi plak,yaitu di mahkota gigi dan akar gigi. Oleh karena itu, parameter pertama untuk klasifikasi adalah letaknya (site) :

    • Site 1 : pit, fisur dan defek enamel pada bagian oklusal pada gigi posterior atau permukaan halus lainnya

    • Site 2 : enamel pada bagian aproximal. Dalam hal ini, area yg berkontak dengan gigi tetangga.

    • Site 3 : bagian servikal sepertiga mahkota gigi atau yang disertai resesi gingival, akar yang terbuka.

    •  

    Karies dapat menjadi penyakit yang progresif,sehingga dapat dilihat ukurannya dan perluasan lesinya. Oleh karena itu, lesi karies dapat dibedakab menjadi 5 ukuran (size), yaitu :

    • Size 0 : lesi awal,yaitu sebagai tahap awal demineralisasi. Gambaran klinisnya terlihat white spot pada keadaan gigi dikeringkan. Lesi ini perlu dirawat dengan cara menghilangkan penyebab-penyebab karies.
    • Size 1 : kavitas permukaan yang minimal,sedikit melibatkan dentin yang mampu memperbaiki diri dengan remineralisasi itu sendiri. Beberapa lesi mungkin membutuhkan restorasi untuk mengembalikan permukaan yang halus dan mencegah akumulasi plak.
    • Size 2 : melibatkan dentin yang cukup banyak. Biasanya pada lesi ini, preparasi kavitas menyisakan enamel yang menggaung didukung oleh dentin dengan cukup baik dan masih mampu menahan beban oklusi yang normal. Struktur gigi yang tersisa cukup kuat untuk mendukung restorasi.
    • Size 3 : lesi sudah cukup besar. Struktur gigi yang tersisa cukup lemah. Karies sudah melibatkan cusp atau permukaan insisal, atau sudah tidak mampu menahan beban oklusi. Biasanya kavitas perlu diperbesar sehingga restorasi dapat dibuat untuk mendukung struktur gigi yang tersisa.
    • Size 4 : karies yang luas atau hilangnya beberapa struktur gigi. Contoh, hilangny semua cusp gigi atau permukaan insisal.

     

    Berikut ini perbandingan antara klasifikasi oleh G.J.Mount dan Black :

    (gambar)

     

     

     

    Sumber :

    Hume, Graham J. Mount W.R. 2005. Preservation and Restoration of Tooth Structure 2nd edition. Queensland : Knowledge Books and Software.

     

    Read 5215 times Last modified on Monday, 15 January 2018 08:44

    Kabar GGC

    Dapatkan info terkini dalam kedokteran gigi, termasuk jadwal seminar

    captcha 

    Group Kedokteran Gigi

    View all groups

    Hubungi GigiGeligi

    0878.7118.9191

    Customer.Care@GigiGeligi.Com
    Bumi Serpong Damai, Tangerang
     
       This seal is issued to gigigeligi.com by StopTheHacker Inc.
     
    Our Partner
    Dentsoftware, India
    +91 77 367 67 367
    © 2015 PT Tri Carya Karsana. All Rights Reserved. GigiGeligi.Com